Di Perjalanan Pulang


Jalan Menuju Rumah. Perjalanan Pulang. [Ilustrator BP2M/ Lala Nilawanti]

Oleh Desiya Jung

Pada sebuah jalur kepulangan yang tak pernah mengantarmu pulang
Akan kau temui ladang penuh harapan
Dengan mata-mata nanar, biji-biji disemai di ladang
Disiram dengan airmata yang menderas menghujan.

Di ladang-ladang yang menghiasi jendela kereta
Akan kau temui anak-anak berlarian mengejar layangan
Berteriak sambil menghitung mundur waktu kepulangan
Perjalanan menagih pelukan
Perjalanan memangkas jarak dengan senyuman
Perjalanan yang memanggilmu untuk kepulangan yang tak pernah benar-benar pulang.

Di ladang-ladang yang menghijau lapang
Tertanam biji-biji doa dan harapan
Bertumbuh bunga dan hutang yang kian berkepanjangan
Untuk mengeyangkan kemiskinan.

Di sepanjang perjalanan ladang-ladang hijau membentang
Menagih hutang dan janji kebutuhan
Untuk mengenyangkan kekuasaan

Di perjalanan pulang
Tersisa kemerdekaan yang tercetak tebal pada baliho iklan
Untuk diskon tahunan di pinggir jalan

Semarang, 04 Juni 2018


Mahasiswa Bahasa Sastra Indonesia Unnes 2016


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di Perjalanan Pulang"

Posting Komentar