Dies Natalis unnes, Mahasiswa Ramai Orasi


“Kami berdiri di sini karena warga UNNES belum 100 persen bahagia. Mungkin kami adalah minoritas, tapi kami berdiri sebagai fasilitator bagi warga Unnes yang belum terpenuhi hak-haknya”, ungkap Singgih Tri Nugroho seperti dilansir Linikampus.com

Bukan hanya Singgih Tomy Bagaskara mahasiswa lainnya juga berharap agar setiap kebijakan yang akan diterapkan melibatkan seluruh pihak meliputi mahasiswa, staff, serta warga sekitar sebagai bentuk transparansi dari sistem kampus.

Lima puluh mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya “Aliansi mahasiswa”, menggelar orasi di titik tumpul simpang tujuh Universitas Negeri Semarang (Unnes). Aksi ini digelar sebagai wujud penyambutan pembukaan Dies Natalis Unnes ke-53.

Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan beberapa harapan antara lain; mengembalikan semangat ketunggalan Uang Kuliah Tunggal (UKT), memberlakukan golongan UKT yang tepat sasaran, transparansi pengelolaan UKT.

Selain itu mereka meminta menghentikan praktik-praktik komersialisasi pendidikan, membuka mimbar umum untuk kebebasan berpendapat, dan bertanggung jawab atas hak-hak tenaga kerja dan mahasiswa.

Aliansi Mahasiswa Unnes merayakan Dies Natalis ke-53 dengan cara yang berbeda. Orasi menjadi prosesi aksi untuk menyuarakan doa dan harapan mahasiswa. (sumber linikampus)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dies Natalis unnes, Mahasiswa Ramai Orasi"

Posting Komentar