Jurnalistik, Wadah Mahasiswa Menangkal Hoaks


 
Dok. Fiskal

“Di era informasi saat ini, siapapun yang mampu menguasai informasi bisa mengendalikan masyarakat bahkan dunia,” kata Surahmat.

Lini Kampus - 120 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo dan Universitas PGRI Semarang (Upgris) mengikuti workshop jurnalistik pada Sabtu, (29/4). Acara yang berlangsung di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Umum (PKMU) lantai 2 ini, mengundang Saroni Asikin dan Surahmat sebagai pembicara. Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) mengambil tema “Membangun Reputasi di Era Hoaks”.

Syarifah Niken, ketua panitia dalam acara workshop jurnalistik tersebut, hoaks sudah menjadi sebuah fenomena yang biasa terjadi. Maka dari itu, lanjut Niken perlu sebuah wadah bagi mahasiswa guna belajar menangkal hoaks. “Dengan workshop ini, kami harap teman-teman dapat kritis lagi dalam menanggapi berita maupun informasi hoaks,” imbuh Niken.

Riza Tyas Dwimurtini mengatakan, acara ini penting untuk mahasiswa di era globalisasi dengan arus informasi yang begitu deras. “Yang penting, dapat memilih dan memilah berita,” ujar mahasiswa baru Program Studi (prodi) Pendidikan Matematika Upgris tersebut. [Fiskal]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jurnalistik, Wadah Mahasiswa Menangkal Hoaks"

Posting Komentar