Gabungan Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban



BP2M - Jarum jam baru menunjukkan pukul 18.30 WIB. Dari atas UKM lantai 2, terlihat kerumunan orang didominasi orang berpakaian serba jingga wara-wiri di lobi utama  UKM Pusat Lantai 1.

Suasana tegang dan cemas tersirat dari raut wajah orang-orang yang berkerumun di lobi utama UKM saat itu. Dua orang mahasiswa, Fahmi dan Dian, tengah dievakuasi menuju klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara satu kawannya, Kurnia Dwi belum ditemukan. (Baca: Hanyut di Kalisegoro, Satu Mahasiswa Unnes Belum Ditemukan)

Dua orang datang tergopoh-gopoh tiba di UKM. Mereka adalah teman satu daerah Kurnia Dwi Wahyuni – mahasiswa yang hanyut saat mengikuti Pradiksar. Angga merasa bersedih dan kecewa. Matanya terlihat merah seperti usai menangis.  Dia menyesalkan kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat cuaca buruk. Menurut penuturan Angga, kawannya yang akrab disapa Yuni itu tidak bisa berenang. Dia pun belum berani menghubungi orangtua Kurnia Dwi Wahyuni karena takut ada kesalahan informasi.

Kejadian bermula pada pukul 15.00 WIB ketika Komunitas Pecinta Alam Jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang sedang melaksanakan Pradiksar bagi anggota baru di Sungai Kalisegoro, hari ini (9/10). Ketika penyematan sleyer, tepat ditengah aliran air, tiba-tiba air meninggi dan  langsung menghanyutkan 15 mahasiswa tersebut.

Panitia Pradiksar segera melakukan pencarian korban. Kemudian TIM SAR gabungan mendatangi lokasi kejadian untuk mencari korban. Awalnya hanya 12 mahasiswa ditemukan, tidak lama setelah kejadian, dua mahasiswa lain yakni Fahmi dan Dian ditemukan.

Malam ini Tim SAR gabungan berkoordinasi dengan seluruh tim untuk mencari Kurnia (17), mahasiswi asal Blora yang belum ditemukan. “Pemantauan malam ini kami maksimalkan untuk melakukan pencarian ke daerah-daerah yang disinyalir dilalui korban,” papar Hardi Amanurijal, personel SAR Kota Semarang.

Setelah selesai berdiskusi, semua Tim SAR dikerahkan melakukan pencarian Kurnia Dwi Wahyuni untuk kali kedua pada pukul 20.30 WIB.  Ada beberapa titik yang akan dipantau oleh tim yang terlibat dalam proses pencarian malam ini, di antaranya Sadeng, Sukorejo, Kalipancur, dan Sekaran.

Pencarian diberhentikan dan akan dilakukan kembali pada Senin, (10/10) pukul 07.00 WIB. Tim penyelamat terpaksa menghentikan pencarian akibat cuaca yang tidak mendukung. “Melihat dari segi keamanan, malam ini hujan deras dan kondisi gelap. Untuk turun ke lokasi perlu memperhitungkan keselamatan tim,” tambahnya. [Santi, Imama, Adit]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gabungan Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban"

Posting Komentar