Tiga Hal dalam Revolusi Mental



Revolusi mental adalah gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala. - Soekarno
Kutipan tersebut adalah pernyataan Bung Karno pada Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1956. Demikian juga disampaikan oleh Moderator Diskusi Panel Nasional, Martien Herna Susanti saat membuka diskusi, Kamis Gedung C7 Lt 3, Kamis (2/6).
Yoyok Riyo Sudibyo, Bupati Batang mengerucutkan gagasan revolusi mental dalam tiga hal. “Ada tiga hal dalam revolusi mental, yaitu integritas, gotong royong, dan etos kerja,” kata Yoyok. Lanjut dia, jika ketiga hal ini bisa tertanam dalam setiap pribadi bangsa Indonesia, akan berdampak pada tegaknya demokrasi di Indonesia. Pada akhirnya kesejahteraan dan kebahagiaan yang diharapkan dapat terwujud.
Ketua Panitia, M. Ari Wibowo menegaskan perlunya memberikan pemahaman terkait gagasan revolusi mental. “Pentingnya meningkatkan pemahaman revolusi mental khususnya di aparatur negara,” ucapnya.                                  
Diskusi Panel Nasional bertema ”Revolusi Mental dan Aparatur Negara” yang diselenggarakan Mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) 2013 dihadiri oleh Rektor Unnes, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan FIS, dan segenap dosen jurusan PKn. Adapun narasumber yang turut hadir dalam diskusi tersebut di antaranya Yoyok Riyo Sudibyo J. Kristiadi, dan Prie GS, budayawan asal Semarang. [Teguh]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiga Hal dalam Revolusi Mental"

Posting Komentar