Emas Agus: Tidak Ada yang Namanya Kegagalan



Bertepatan dengan Hari Buku Nasional, Unnes mengadakan penganugerahan mahasiswa berprestasi Universitas Negeri Semarang tahun 2016 bertema “Akselerasi Inovasi untuk Meraih Prestasi Mahasiswa Unnes yang Berkarakter dan Berdaya Saing Unggul” yang digelar di Auditorium Unnes (17/5).

BP2M - Dalam pemilihan mahasiswa berprestasi tahun 2016, Emas Agus Prastyo Wibowo, mahasiswa Jurusan Kimia Unnes 2013 berhasil menyandang gelar mahasiswa berprestasi Unnes 2016, yang nantinya akan mewakili Unnes pada ajang mawapres nasional.

Sebelumnya Emas Agus menjuarai ajang pemilihan mahasiswa berprestasi 2016 di FMIPA. Kemudian dia mewakili FMIPA untuk maju dalam pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat universitas.

Penetapan mahasiswa berprestasi Unnes 2016 didasarkan pada empat aspek. Aspek pertama yaitu prestasi akademik dengan melihat IPK, aspek kedua yaitu kemampuan berbahasa Inggris, aspek ketiga adalah prestasi dan kemampuan unggul, dan aspek terakhir yaitu karya tulis ilmiah. Emas Agus mendapat skor tertinggi pada aspek prestasi dan kemampuan unggul.

Mengacu pada keempat aspek tersebut, ditetapkan juara mahasiswa berprestasi Unnes 2016 yang sebelumnya telah melalui serangkaian penilaian oleh dewan juri. Pengumuman juara mawapres Unnes dibacakan oleh perwakilan dewan juri dan didampingi oleh mawapres I Unnes tahun 2015, Eva Andriani. Juara mahasiswa berprestasi I Unnes jatuh kepada Emas Agus Prastyo Wibowo dengan perolehan nilai 94,49.

Setelah diumumkan sebagai juara pertama mahasiswa berprestasi Unnes 2016, Emas Agus memberikan sambutan singkat. Dalam sambutannya, dia mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya.

Emas mengatakan tidak ada yang namanya kegagalan. “Kegagalan merupakan  awal kesuksesan setelah bersusah payah mencurahkan biaya, waktu dan pikiran untuk apa yang kita inginkan.  Teruslah bersemangat!” tutur Emas. [Wifqul, Imama]


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Emas Agus: Tidak Ada yang Namanya Kegagalan"

Posting Komentar