Unnes Bersholawat Digelar Akbar


Habib Lutfi bin Yahya menghadiri Unnes Bersholawat [Doc. BP2M/Nida]

BP2M - Gelaran Unnes Bersholawat 2016 termasuk dalam agenda Dies Natalis Unnes ke 51. Acara yang diselenggarakan pada Sabtu, (16/4) menghadirkan Habib Lutfi bin Yahya dan Habib Ali Zaenal dari Pekalongan, serta Habib Umar dari Semarang. Unnes bersholawat berlangsung khidmat dengan ribuan hadirin yang memadati auditorium Unnes.

‘Refleksi Sejarah Bangsa, Perkuat Semangat Bela Negara di Kampus Konservasi’ dipilih sebagai tema acara itu. Hal tersebut dilatar belakangi oleh kian menipisnya semangat bela negara yang menimbulkan bermunculnya golongan-golongan ekstrimis radikalis yang berniat merongsok kedaulatan negeri. “Adanya Unnes Bersholawat sebagai sarana untuk mengokohkan kembali semangat bela negara dengan mengkaji sejarah perjuangan bangsa untuk memerangi penjajahan dalam bentuk apapun,” tutur Sakti Sudarsono, panitia acara.

Ini adalah kali pertama Unnes Bersholawat digelar secara akbar. “Unnes Bersholawat tahun ini memasuki tahun yang ke empat, namun ini adalah pertama kalinya diselenggarakan di Auditorium secara besar-besaran,” ungkap Fatkhurrohman, Rektor Unnes dalam pidato sambutannya.

Awalnya, panitia menargetkan untuk tiga ribu orang yang hadir. Namun, hampir tujuh ribu orang hadir dalam Unnes Bersholawat. Peserta yang tidak kebagian duduk di dalam auditorium hanya bisa duduk di pelataran auditorium dengan menggelar tikar.
           
Selain civitas akademika Unnes, peserta yang hadir pun beragam dari berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat umum, santri dari pondok pesantren di Gunung Pati dan sekitarnya serta mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi di Semarang. Unnes Bersholawat juga dihadiri oleh perwakilan birokrasi UPGRIS dan Pemerintah Kota Semarang. “Acaranya menarik karena menghadirkan Habib yang luar biasa,” ujar Henan, mahasiswa UIN Walisongo.  [Royan]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Unnes Bersholawat Digelar Akbar"

Posting Komentar