Jendela Dunia yang Berkeliling


Mencari buku (BP2M Irkham)
Buku adalah jendela dunia. Begitu adagium yang sering kita dengar saat masih duduk di sekolah dasar. Walau kalimat tersebut singkat, namun maknanya tidak bisa dianggap ringan. Jendela merupakan sebuah benda yang memungkinkan kita melihat dunia di luar rumah. Sama dengan buku. Ia adalah representasi jendela yang membuat kita melihat dunia walau belum pernah menyentuhnya.
Satu buku, satu guru, banyak siswa (BP2M Irkham)
Melalui buku, asupan wawasan kita sebagai pelajar dapat bertambah. Kualitas sebuah negara ditentukan dari pendidikannya. Dan pendidikan ditentukan oleh kualitas dan kuantitas literasi yang diserap oleh setiap peserta didiknya. Amerika sebagai negara adidaya memiliki kebiasaan yang cukup unik di kalangan masyarakatnya. Dalam satu tahun, warga Amerika dengan rentang usia 18 tahun ke atas menuntaskan sekitar 11-20 buku dalam setahun. Setali tiga uang, Jepang yang menjadi negara pesaing kemapanan bangsa Eropa dan Amerika memiliki kebiasaan yang sama pula.

Fokus mendengarkan dongeng (BP2M Irkham)
Lalu bagaimana dengan kita, bangsa Indonesia? Jika bicara soal minat baca, kita harus tengok dulu apa penyebabnya. Bisa jadi fasilitas buku yang jarang ada di sekolah membuat minat baca siswa yang harusnya ditumbuhkan justru hilang digantikan berbagai macam kegiatan yang jauh dari warna pengetahuan. Maka, kehadiran perpustakaan keliling begitu tunggu oleh banyak anak. Di dalam buku, mereka menyelami dunia yang tidak pernah ada mereka temukan. Membaca, mendengarkan cerita, dan membuka wawasan cakrawala. Begitulah, jendela dunia selalu berkeliling untuk menyapa sekolah dan siswa yang minim buku baca.

Menemukan yang tak terduga (BP2M Irkham)
Berbekal 76 buku berbagai macam isi, Tim KKN Bunga Matahari berkeliling untuk mengisi waktu istirahat di berbagai sekolah dasar di Kelurahan Campurejo. Yulianto, mahasiswa Kurikulum Teknologi Pendidikan yang menjadi ketua panitia program kerja tersebut mengatakan bahwa perpustakaan keliling ini dilaksanakan tiga kali dalam seminggu berkeliling ke tiga sekolah dasar.

“Kami ingin menyediakan ruang baca bagi siswa-siswa SD karena banyak dari sekolah tersebut tidak memiliki perpustakaan. Kami sangat senang, para siswa sangat antusias,” tuturnya.

Pahlawan di uang 50.000 siapa? (BP2M Irkham)
 Antusiasme siswa terhadap datangnya perpustakaan keliling ini sangat besar. Ini terlihat dari banyaknya siswa yang menghabiskan waktu membaca buku. Kegiatan perpustakaan keliling ini juga dilengkapi dengan kelas dongeng untuk memperkenalkan siswa kepada cerita-cerita rakyat Indonesia.


Terlalu serius hingga tak sadar ingus keluar (BP2M Irkham) 
Kehadiran perpustakaan keliling selalu tunggu oleh banyak anak. Di dalam buku, mereka menyelami dunia yang tidak pernah ada mereka temukan. Membaca, mendengarkan cerita, dan membuka wawasan cakrawala. Begitulah, jendela dunia selalu berkeliling untuk menyapa siswa yang minim buku untuk dibaca.







Teks dan Foto : Irkham




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jendela Dunia yang Berkeliling"

Posting Komentar