Nilai UN Tidak Jadi Patokan Masuk Universitas


Akhirnya Kabar kejelasan tentang UN yang ditunggu-tunggu keluar. Ujian nasional (UN) kini tidak lagi menjadi syarat utama kelulusan sekolah. Hal itu disampaikan  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan ditekankan kembali oleh Kabalitbang Kemendikbud Furqon.

Hal itu diungkapkan saat acara konferensi pers pemanfaatan hasil UN sebagai pertimbangan masuk PTN, di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Rabu (25/2/2015).

"Nantinya dalam SKHUN tidak hanya berisi nilai ujian, tetapi juga ada kategori dan deskripsi serta profil capaian siswa." Kata Furqon seperti dilansir Okezone.

Nilai UN Tidak Jadi Patokan Masuk Universitas
Nilai UN Tidak Jadi Patokan Masuk Universitas (foto; radio.itjen.kemdikbud.go.id)
Lebih lanjut Furqon menuturkan, dalam profil capaian siswa nantinya dapat dilihat prestasi secara lebih fokus. Artinya, akan diketahui mata pelajaran yang menjadi unggulan sang siswa.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Ainun Naim menanggapi positif itu. Menurutnya, dengan hal tersebut nantinya membuat kemampuan setiap siswa dalam mata pelajaran yang diujikan akan terlihat.

Hal serupa diungkapkan Ketua SNMPTN Rochmat Wahab, "Hal tersebut justru akan sangat membantu PTN dalam mempertimbangkan calon mahasiswa, Tentu kita merasa terbantu ketika ada informasi detail," ungkapnya.

Furqon sendiri menuturkan UN saat ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa dan sekolah, tapi juga pemerintah dan masyarakat luas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nilai UN Tidak Jadi Patokan Masuk Universitas"

Posting Komentar