Komunitas X-Rohis Dari Diskusi hingga Bakti Sosial


Halo sobat UnnesNET kali ini kita akan Mengulas salah satu komunitas kampus kita, Jika sobat UnnesNET dengar namanya, komunitas ini mudah disimpulkan, para anggotanya sudah pasti adalah bekas anggota organisasi Kerohanian Islam (Rohis) di lingkungan kampus.

X-Rohis berdiri berawal dari kegelisahan beberapa anggota Kerohanian Islam yang tidak sepaham dengan aturan organisasi yang mewajibkan seluruh kegiatan di kampus harus melalui satu pintu.

Salah satu anggota Rohis, Saiful Ibad akhirnya memutuskan untuk keluar dari organisasi. Setelah itu, dia bertemu dengan Afiv Novianto, mahasiswa Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (Unnes). Ternyata keduanya merasa cocok.

Akhirnya pada 2003, Saiful dan Afiv membentuk sebuah kumpulan diskusi dengan mengajak mahasiswa yang sepaham. Kumpulan diskusi ini terus dijalani meski tidak diakui oleh kampus.
Para anggota Komunita X-Rohis ketika menggelar kegiatan. (foto; KoranSindo)








Tak hanya dilakukan sendiri di dalam komunitas, tapi terkadang juga menggandeng komunitas lain yang memiliki tujuan sama. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan antara lain seperti bakti sosial ke sejumlah panti asuhan di Kota Semarang.

Memberikan edukasi kepada siswa-siswa sekolah tentang dunia reptil dengan menggandeng komunitas pencinta reptil Unnes (Urea) serta Bagibagi makanan kepada pengguna jalan, out bond bersama anak-anak yatim.

Nama ini diambil lantaran para anggotanya pernah berbeda atau bersilang pendapat serta pemahaman dengan salah satu organisasi kerohanian di kampus mereka masingmasing.

“Waktu itu, kami selalu mengangkat tema-tema berbeda di diskusi setiap minggunya. Saat itu kami ada 15 orang yang bergabung,” kata pentolan Komunitas X-Rohis Semarang ini. Saat itu perkumpulan yang dibentuk belum memiliki nama. Setelah dipikirkan selama beberapa waktu kemudian muncullah ide menamainya dengan sebutan Komunitas X-Rohis.

Komunitas ini pun memiliki markas di Desa Patemon, Kecamatan Gunungpati. Saat ini, tak hanya diskusi rutin yang dilakukan. Komunitas itu pun terus melebarkan sayapnya ke kegiatan lain, seperti bidang sosial dan kebudayaan.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Komunitas X-Rohis Dari Diskusi hingga Bakti Sosial"

Posting Komentar