Film Indonesia ini Jadi Tontonan Wajib Kampus Jerman


Bagi kamu penikmat film siapa yang belum mendengar film terbaru Lola Amaria yang berjudul Inerie yang mengangkat cerita tingginya angka kematian ibu dan bayi di Nusa Tenggara Timur.

Karena film tersebut Lola mendapat undangan Leibniz Universität Hannover, BUGI e.V. (Bildung und Gesundheit für Indonesien),dan Kirchliche Entwicklungsdienst (KED) Yakni lembaga yang meneliti Indonesia.

Leibniz Universitat Hannover ingin menjadikan film ini sebagai kajian keilmuan untuk mempelajari tentang isu kematian ibu dan anak di Indonesia.

bedah film inerie
 Lola amalia saat bedah film Inerie dikampus Jerman (foto;okezone)

Film Inerie ini sendiri  bercerita tentang saudara kembar bernama Bello dan Bella yang menjadi piatu sejak lahir setelah sang ibu meninggal dalam proses melahirkan mereka.

Tak mau banyak orang mengalami nasib seperti mereka, Bello berupaya memberikan pengertian pentingnya penanganan medis melalui Puskesmas dan rumah sakit bagi ibu hamil.
poster film inerie
poster film Inerie (foto; Wikipedia)


Dalam bedah film Inerie Lola mengatakan "Film kan bukan hanya tontonan, banggalah bisa ajak mereka bantu ibu-ibu yang terancam hidupnya karena melahirkan."

 Hebatnya, film ini juga menjadi tontonan wajib di kampus Leibniz Universitat Hannover.

"Mereka sangat peduli dengan tingginya angka kematian ibu dan anak di Indonesia. Makanya semua mahasiswa dan dosen diwajibkan nonton film ini," ujar Lola.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Film Indonesia ini Jadi Tontonan Wajib Kampus Jerman"

Posting Komentar