Berita Anak SMA Diperkosa Mahasiswa Versi Unnes


Unnes - Selain Polisi yang memberikan versi terkait Berita Anak SMA Diperkosa Mahasiswa Pihak kampus juga memberikan pernyataan terkait berita tentang mahasiswa unnes perkosa siswa sma.


Berikut Berita Anak SMA Diperkosa Mahasiswa Versi Unnes yang disampaikan oleh pihak kampus;

fik unnes
Fakultas Ilmu Keolahrgaan Unnes (Foto;laman unnes)
1. Awal mula berkenalan lewat BBM

Fathur Rakhman mengungkapkan, dari pengakuan Niko, awal mulanya pelaku Niko berkenalan melalui kontak Blackberry Messenger (BBM) dari handphone BB bekas alias second yang baru dibelinya.

"Menurut pengakuan mahasiswa saya, sebelumnya dia kontak-kontakan lewat BB, dia beli BB second, ternyata ada nama NIK dan berkenalan," tuturnya.

2. Bertemu di Sebuah Cafe sampai tengah malam di Sekitar Unnes

Kemudian, setelah kurang lebih sebulan, untuk pertama kalinya Niko dan korban NIK bertemu. Mereka bertemu di sebuah cafe di sekitar kampus Unnes.

"Kemudian barangkali kontak-kontakan kemudian kopi darat, NIK minta dijemput, malam bincang-bincang di cafe," ceritanya.

Usai bercengkrama di cafe, Niko bertanya ke korban NIK, ternyata korban ingin ikut pelaku Niko ke kos atau asrama mess atlet di dalam Kompleks Kampus Unnes.

3. Korban NIK Minta Nginep di kost Niko

"Mahasiswa kita tanya, ini mau kemana? Korban NIK jawab; Aku ikut ke kosmulah," jelasnya menirukan cerita pelaku Niko.

Secara kebetulan, ternyata saat mereka berdua masuk ke mess atlet Unnes dalam kondisi sepi. Satpam saat itu masih berkeliling di tempat lain untuk mengontrol kondisi keamanan. Hingga akhirnya saat pagi hari terjadi keributan di Mess Atlet Unnes tersebut.

"Kebetulan tinggal di mess asrama. Pas itu yang kami sesalkan pas jam itu dia masuk ke mess tidak ada org tahu. Masuk bles langsung ke kamar, pagi terjadi keributan," jelasnya.

UPDATE TERBARU
Terkait Berita pemerkosaan siswi sma oleh oknum mahasiswa unnes;

4. Bukan Pemerkosaan Melainkan Suka Sama Suka

Kejanggalan itu terlihat dari beberapa informasi dan pengakuan yang didapat setelah Pembantu Rektor (PR) III Wahyono menemui Supriatno saat diamankan di Mapolrestabes Semarang di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Wahyono bahkan menduga, tindak pidana perkosaan itu masih sumir karena diduga dilakukan atas dasar suka sama suka.

Dari info diperoleh itu bukan perkosaan itu tetapi suka sama suka. Dugaan pemerkosaan harus dilihat dengan asas praduga tak bersalah untuk luruskan informasi soal persoalan itu," jelasnya.

Apalagi, Wahyono menyatakan dilihat dari pengakuan pelaku Niko, disuruh menjemput dan korban mengikuti saja saat pelaku mengajaknya ke mess atlet Kompleks Kampus Unnes. Serta sebelumnya nongkrong di kafe sekitar kampus hingga larut malam.

"Dari lihat ceritanya, dijemput, dia nggak mau antar dimana? Diajak ke cafe, setelah jam 10 malam tidak mau. Saya tidur di rumahmu saja. Kalau sudah begitu apakah itu pasangan bisa dituduh perkosaan?" ungkapnya.

5. Fakta harus benar-benar diungkap, Bisa jadi Niko Dijebak

"Polisi harus betul-betul ungkap fakta sebenarnya. Ini jg praduga tak bersalah. Dari hasil cerita nampak ada jaringan. Sementara dugaan kami. Harus bisa terungkap, yang salah siapa? Kalau mahasiswa tidak salah berarti dijebak," tegas PR III Bidang Kemahasiswaan Unnes Wahyono saat ditemui merdeka.com Rabu (7/1) di ruang kerja rektor Unnes, Kawasan Sekaran, Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah.

6. Niko Saat ini Sudah Dikeluarkan

 Fathur Rakhman menegaskan supaya kasus ini tidak terulang kembali di lingkungan kampus Unnes menjatuhkan sangsi pemecatan terhadap Niko yang merupakan mahasiswa Unnes semester V.

"Kami bertindak tegas hari ini kami keluarkan. Rektor dan seluruh pimpinan, tim investigasi, aspek hukum juga berikan rekomendasi secara berat, pemecatan mahasiswa secara berat," tegasnya.

"Itu ada dugaan pemerkosaan perlu diselidiki lagi. Kami serahkan ke kepolisian kalau memang kriminalitas ada perkosaan atau penodaan apa betul perkosaan apa betul memerkosa anak di bawah umur. Secara akademik Unnes sudah keluarkan mahasiswa itu," tuturnya.

7. Unnes Bantu Proses Hukum yang Berjalan

Walaupun Niko dikeluarkan Wahyono mengaku, pendampingan hukum dilakukan Unnes terhadap Niko sebagai upaya memperjelas kasus apakah betul-betul murni tindak pidana perkosaan atau bukan.

"Ini bukan berarti kita berikan bantuan hukum tapi kita bantu semua proses hukum berjalan pada koridornya. Karena hasil pemeriksaan penuh kejanggalan. Karena banyak kejanggalan maka kita akan berupaya untuk ikut membantu memperjelas. Jangan langsung memvonis. Tapi kita tetap percayakan ke kepolisian dengan asas praduga tak bersalah. Sebab disampaikan mahasiswa suka sama suka," pungkas Wahyono kepada merdeka.com
Baca juga Berita Anak SMA Diperkosa Mahasiswa Versi Polisi
Diolah dari berbagai sumber media massa

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Berita Anak SMA Diperkosa Mahasiswa Versi Unnes"

  1. Saya turut prihatin atas peristiwa tersebut.
    Saya juga mempunyai link berita terkini yang mungkin bermanfaat.
    Silahkan kunjungi http://wartawarga.gunadarma.ac.id/

    BalasHapus