Supriadi Cabut Laporan ke Polisi



Salah satu calon rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Supriadi Rustad mencabut laporannya kepada polisi terkait pencemaran nama baik yang dilakukan Achmad Slamet, Rustono, Solehatul Mustofa, dan Fathur Rokhman. Laporan yang didaftarkannya 28 Juni lalu, dicabut Supriadi dengan hadir sendiri ke Polrestabes Semarang, Kamis (3/7).
Menurutnya, laporan tersebut dicabut supaya menjaga kondusifitas kampus Unnes. “Ada masukan dari orang tua, kolega, keluarga besar serta aspirasi mahasiswa,” tuturnya. Sebelumnya, Supriadi dilaporkan Achmad Slamet, Rustono, Solehatul Mustofa, dan Fathur Rokhman atas dugaan pemalsuan pernyataan yang dipakai sebagai syarat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Rektor Unnes periode 2014-2018.
"Mereka menyebarkan kepada masyarakat bahwa saya telah membuat pernyataan tentang dosen PNS aktif yang bertentangan dengan kenyataan," terang Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Langkah-langkah akademik, lanjut Supriadi, mesti dikedepankan dalam menyelesaikan persoalan internal kampus. Supriadi menilai pihak terlapor tersebut juga rekan sejawat sekaligus asset untuk membangun Unnes.
“Saya berkeyakinan tidak melakukan pelanggaran hukum sebagaimana yang dituduhkan,” tegasnya. Ia menyatakan ikhlas memaafkan pihak manapun yang telah mencemarkan nama baiknya sebagai akademisi.
Sementara itu, polisi akan segera menindaklanjuti pencabutan laporan tersebut. "Kalau memang sudah dicabut ya tidak akan kami lanjutkan penyelidikannya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang Ajun Komisaris Besar Wika Hardianto.

Sumber: Antara Jateng
Editor: Amin

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Supriadi Cabut Laporan ke Polisi"

Posting Komentar