Fisik Sudah, Saatnya Berbenah Akademik


Tangan yang beraneka warna ini sebagai tanda jejak tapak mahasiswa yang
mampu mengembara di seluruh dunia. Tak sekadar IP tinggi namun
kebermanfaatan dalam kehidupan. (Foto : Istimewa)
Unnes sebagai kampus konservasi secaara fisik sudah baik. Terbukti pohon-pohon yang rimbun berada di mana-mana. Begitu dengan penggalakan menanam ribuan pohon hingga tercetusnya kewajiban one man, five tress untuk mahasiswa. Namun, sayangnya bagaimana tentang pengontrolannya? Belum dilaksanakan dengan maksimal. 

Supriadi menggagas jika konservasi secara fisik sudah baik. Ia mengatakan saat ini unnes perlu berbenah dalam mendorong kompetisi akademik yang mapan dengan universitas lain. “Hijau rindang sudah. Saat ini perlu diarahkan pada akademik.”

Pertanyaan dari alumni unnes jurusan PPKN yang diajukan pada supriadi ditanggapi dengan lugas. Ia menanyakan akan jurusannya yang minim sekali mendapat beasiswa S2. Sekalipun Unnes yang memang belum dipandang sebagai sasaran beasiswa S2 dan S3. “Kalau anda Toefl-nya bisa 550 atau 600 atau IELTS-nya 6.5 bisa langsung ngomong saya dan akan saya ajukan untuk universitas di Hawai. Saya ada rekan di sana,” ujarnya sembari memantapkan penanya. Dewi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fisik Sudah, Saatnya Berbenah Akademik"

Posting Komentar